09 Juni 2011 jam 13.30
Gerah sekali siang ini. Banyak kerjaan dari tadi pagi, bahkan sampai tak sempat istirahat makan siang. Dan akhirnya terselamatkan oleh mati listrik. Yak dueeer, kompie saya gak pake UPS, dan merengut sedih lah si saya memandang layar hitam monitor. Kerjaan saya??? yasudah, pulanglah saya lebih awal dari jam seharusnya. Lha mau gimana lagi? Terlebih tmn2 senior yg lain jg kepala instalasi sudah lebih awal plg u/ “kondangan”.
Senangnya masih ada seorang teman yg selalu setia menunggu untuk menemani pulang, bercengkrama tentang uneg2 kerjaan dan jg pribadi masing2. “so thankful 2 have a friend like you”
Mari kita jajan bakso…!! haha, kata tmn2 kantor bakso di sini murah meriah dan mumer. Makan bakso sambil bercengkrama tentang segala hal sampai ada ibu peminta-minta membawa anaknya yg masih kecil. Bismillah, saya keluarkan uang ribuan, tidak banyak namun niat ikhlas u/ membantu. Semoga bisa sedikit mengurangi beban mereka.
Beberapa menit menjelang kami selesai makan, ada lg bpk2 tua yang meminta2. Kami berdua mengeluarkan uang receh dan saat kami membayar melewatinya masih jg dia menengadahkan tangan. “Loh bukannya tadi udah y??” pikir quw Tak disangka ‘ibu penjual bakso’ itu berkata “aq emoh mbak ngasi dia, wong dhe’e mobil’e 3 kok” “Haaah???” serempak kami kaget. “yg bener bu?? kok bisa?? dan kok masih minta2??” lanjut quw bertanya. “iku dinggo pesugihan,, ibu dikandani tonggo sing dodol kembang, sing gawene ditukoni sajen. Pesugihan iku akeh carane, salah sijine kon dadi pengemis” “waaah, what a surprise” i’m thinking. “mkane ibu ndak mau ngasih kalo dia yg minta, udah tau orang kaya kok masih minta2, buat pesugihan lagi” kami berdua ber-oooh ria dan manggut2 saja..
Terlepas dari memang untuk pesugihan atau apapun, kami ambil niatnya aja. Kami niat untuk berbagi, memberikan sedikit yg kami miliki u/ orang yg mungkin/terlihat membutuhkan. Allah tau niat kami. Biarlah Dia yg menilai dan membalasnya
Cerita Siang
Advertisement