Sadar untuk Butuh

Bernyanyi dan menarilah bersama dalam segala sukacita
Hanya biarkan masing-masing menghayati ketunggalannya
Tali rebana masing-masing punya hidup sendiri
Walau lagu yang sama sedang menggetarkannya
Berikanlah hatimu nama jangan saling menguasakannya
Sebab hanya Tangan Kehidupan yang akan mampu mencakupkannya
Tegaklah berjajar namun jangan terlampau dekat
Bukankah tiang-tiang candi tidak dibangun terlalu rapat?
Dan pohon jati serta pohon cemara
Tiada tumbuh dalam bayangan masing-masing.
(Kahlil Gibran, dalam Sang Nabi)

Pasangan?? Satu, tapi terdiri dari dua pribadi yg “beda”. Jadilah yang terbaik, bukan krn mengharapkannya memuji kita, namun lakukan untuk sebuah kebutuhan. Kesadaran inilah yg perlu ditanamkan pada saat nantinya kita telah menjalani hidup yg benar2 “berpasangan”. Akan ada benturan2 krn perbedaan itu krn background kehidupan yg berbeda.. orang tua, pekerjaan, dan lingkungan.. Namun hakikat pasangan adalah satu. Biarkan dia tetap menjadi dirinya sendiri, namun dengan tetap membawa visi dan arti mjd sebuah pasangan yg bernama “kesadaran akan kebutuhan”

bismillah,, semoga bisa pada saatnya nanti..

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s